468x60 Ads

Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image >

Makalah, Laporan, Pengolahan Minyak Kelapa Sawit

0 komentar

LAPORAN TETAP
PRAKTIKUM PENGOLAHAN KOMODITI HASIL PERTANIAN


ACARA-ACARA :
PERLAKUAN PENDAHULUAN PADA MINYAK
MENGUKUR FFA MINYAK
MELAKUKAN PROSES NETRALISASI
MALAKUKAN PROSES PEMUCATAN (BLEACHING)
MELAKUKAN PROSES DEODORISASI

OLEH
AHMAD BAIHAQI .A
NPM 03090001

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
POLITEKNIK SYEKH SALMAN AL-FARISI RANTAU
2011


KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah memberikan limpahan rahmat dan nikmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan. Laporan ini tepat waktu. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih pertama kepada dosen pembimbing, anggota kelompok, beserta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.
Belajar adalah nafas kehidupan bagi pelajar atau mahasiswa. itulah kesan yang mengapung kepermukaan selama ini. Karena hampir tidak pernah ditemukan pelajar atau mahasiswa yang tidak belajar selama berstudi. Yang ada hanyalah perbedaan frekuensi belajar dengan hasil yang bervariasi. Belajar dan selalu belajar adalah tugas mereka. Dengan sedikit pengecualian tentu saja tidak ada alasan untuk tidak belajar. Setiap hari harus belajar.
Didalam laporan ini tentu saja memiliki banyak kekurangan namun terdapat pula keistimewaan didalamnya, seperti kata pepatah tak ada gading yang tak retak, begitu juga halnya dengan laporan ini. Karenanya dengan segala kerendahan hati saran-saran dan kritik yang konstruktif sangat diharapkan dari pembaca demi peningkatan kualitas laporan ini di masa mendatang.
Akhirnya, kami ucapkan banyak terimaksih kepada pihak-pihak yang telah membantu kami dalam menyusun laporan ini, dan harapan kami adalah mudah-mudahan laporan ini bermamfaat dan benar-benar memperolah pemahaman secara menyeluruh dan lengkap.

                                                                                                  Rantau, 8 Januari 2011
                                                                                                         Penyusun,



                                                                                                  Ahmad Baihaqi. A





DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……………………………………………………………     i
KATA PENGANTAR…………………………………………………………..     ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………….     iii
PELAKSANAAN PRAKTIKUM……………………………………………..      4
LANDASAN TEORI…………………………………………………………...     4
ALAT ……………………………………………………………………………    5
BAHAN………………………………………………………………………….    5
CARA KERJA TEORITIS………………………………………………………    5
CARA KERJA SKEMATIS……………………………………………………..    6
HASIL PENGAMATAN………………………………………………………..    7
PEMBAHASAN…………………………………………………………………    7
KESIMPULAN………………………………………………………………….     9
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………...     10

 Untuk Makalah lengkapnya dapat didownload disni

Laporan Pengolahan Buah Menjadi Jam (selai)

0 komentar


LAPORAN TETAP
PRAKTIKUM PENGOLAHAN KOMODITI HASIL PERTANIAN



ACARA-ACARA
MENERAPKAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL TANAMAN HORTIKULTURA
PEMBUATAN SELAI (JAM)

OLEH
abe
NPM 09989898

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
POLITEKNIK SYEKH SALMAN AL-FARISI RANTAU
2010

 
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah memberikan limpahan rahmat dan nikmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan. Laporan ini tepat waktu. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih pertama kepada dosen pembimbing, anggota kelompok, beserta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.
Belajar adalah nafas kehidupan bagi pelajar atau mahasiswa. itulah kesan yang mengapung kepermukaan selama ini. Karena hampir tidak pernah ditemukan pelajar atau mahasiswa yang tidak belajar selama berstudi. Yang ada hanyalah perbedaan frekuensi belajar dengan hasil yang bervariasi. Belajar dan selalu belajar adalah tugas mereka. Dengan sedikit pengecualian tentu saja tidak ada alasan untuk tidak belajar. Setiap hari harus belajar.
Didalam laporan ini tentu saja memiliki banyak kekurangan namun terdapat pula keistimewaan didalamnya, seperti kata pepatah tak ada gading yang tak retak, begitu juga halnya dengan laporan ini. Karenanya dengan segala kerendahan hati saran-saran dan kritik yang konstruktif sangat diharapkan dari pembaca demi peningkatan kualitas laporan ini di masa mendatang.
Akhirnya, kami ucapkan banyak terimaksih kepada pihak-pihak yang telah membantu kami dalam menyusun laporan ini, dan harapan kami adalah mudah-mudahan laporan ini bermamfaat dan benar-benar memperolah pemahaman secara menyeluruh dan lengkap.
                                                                                               Rantau,   Nopember 2010
                                                                                                          Penyusun,


                                                                                               (Abe)

 
A.   PELAKSANAAN PRAKTIKUM
1.    Tujuan Praktikum :
-       Untuk mempelajari teknologi pengolahan buah menjadi selai (jam)
-       Menerapkan teknologi pengawetan dengan gula untuk hasil tanaman hortikultura.
2.    Waktu Praktikum : Kamis, 04 Nopember 2010

B.   LANDASAN TEORI
Selai (jam) merupakan bahan makanan yang kental atau semi padat, dibuat dari campuran 45 bagian berat buah-buahan dan 55 bagian berat gula. Campuran tersebut dipekatkan melalui proses penguapan dan pengentalan sampai hasil akhirnya mempunyai kadar gula (soluble solids) yang ditentukan dengan alat refraktometer, tidak kurang dari 68 % untuk jam yang terbuat dari anggur, jeruk, nanas, dan untuk apel kadar gula kurang dari 65 %.
Penambahan gula akan menaikkan osmosa larutan, sehingga menyebabkan terjadinya plasmolisa pada sel-sel mikroba. Dengan terjadinya plasmolisa air keluar dari sel-sel mikroba maka dengan berkurangnya air untuk pertumbuhan, sel-sel mikroba akan mongering dan akhirnya akan mati. Disamping gula akan menurunkan water activity (aw) bahan makanan sampai suatu keadaan pertumbuhan mikroba tidak memungkinkan lagi, sehingga gula juga berfungsi sebagai pengawet, kadang-kadang didalam jam masih ditambahkan pengawet anti kapang, misalnya natrium benzoate. 
BUAT KAWAN2 YANG INGIN MENYUMBANGKAN KARYA ILMIAHNYA DAPAT DIKIRIM VIA EMAIL abe.sinuhan@yahoo.com

Untuk makalah lengkapnya dapat Download disini

Makalah Penanganan Pasca Panen Jagung

0 komentar


KARYA ILMIAH
PENGOLAHAN PASCA PANEN JAGUNG




OLEH
Abe
NPM ; 0309001
 

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
POLITEKNIK SYEKH SALMAN AL-FARISI RANTAU
2010
 

DAFTAR ISI
MOTO DAN PERSEMBAHAN………………………………………………...               i
KATA PENGANTAR…………………………………………………………...                ii
DAFTAR ISI……………………………………………………………………..                iv
BAB 1 PENDAHULUAN……………………………………………………….               1
                    1.1 Latar Belakang Masalah……………………………………..                1
                    1.2 Tujuan dan Maksud Penulisan……………………………..                1
BAB 2 LANDASAN TEORI……………………………………………………                2
BAB 3 PEMBAHASAN………………………………………………………..                 3
                    3.1 Struktur Jagung……………………….………………………                3
                    3.2 Jenis-Jenis Jagung……………………………………………               5
                    3.3 Pengolongan Jagung…………………………….…………...               8
                              3.3.1 Jagung Mutiara (Zee Mays Indurate)………………               8
                              3.3.2 Jagung Gigi Kuda (Zee Mays Indentate)………….                9
                              3.3.3 Jagung Manis (Zee Mays Saccharata)…………….               9
                              3.3.4 Jagung Brondong (Zea Mays Everta)……………..                9
                              3.3.5 Jagung Tepung (Zee Mays Amylaceae)…………..               10
                              3.3.6 Jagung Ketan (Zea Mays Tunicate)……………….                10
                    3.4 Komposisi Kimia Biji Jagung….……………………………..               10
                    3.5 Nilai Gizi Jagung………………………………………………               19
                    3.6 Pemanenan……………………………………………………               21
                    3.7 Pengeringan…………………………………………………..                22
                    3.8 Pemipilan………………………………………………………                24
                    3.9 Penyimpanan………………………………………………….               26
                    3.10 Pengendalian Hama Pasca Panen Jagung………………              27
                    3.11 Standar Nasional Indonesia (SNI) Mutu Jagung………..                31
                    3.12 Peningkatan Daya Guna Jagung…………………………                32
                             3.12.1 Pembuatan Kerupuk Jagung……………………..                 32
                             3.12.2 Pembuatan Kue Semprit………………………….                  33
                             3.12.3 Marning Jagung……………………………………                  35
BAB 4 SIMPULAN ....................…………………………………………...                       36
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………                    38


BUAT KAWAN2 YANG INGIN MENYUMBANGKAN KARYA ILMIAHNYA DAPAT DIKIRIM VIA EMAIL abe.sinuhan@yahoo.com

Untuk Makalah lengkapnya dapat di  Download disini

Artikel Teori Biokimia

0 komentar

dibawah ini adalah kumpulan artikel yang berhubungan dengan mata kuliah BIOKIMIA semoga dapat menjadi referensi,
1. siklus Crebbs (Glukosa dan Metabolisme Energi) Download File
2.Siklus Krebs dan Tranpor Elektron Download File
3. Asam Lemak Esential Download File
4. Asam Amino Download File
5. Glikolisis Download File
6. Protein Download File

Laporan Pendinginan Terhadap Kualitas Pertanian

0 komentar

LAPORAN
PERLAKUAN PENDINGINAN/PEMBEKUAN TERHADAP KUALITAS HASIL PERTANIAN

OLEH
SELAMAT SANTOSO
03090031
JURUSAN : TEKNOLOGI PERTANIAN








POLITEKNIK ISLAM SYEKH SALMAN AL FARISI
Jl. Sragen sawang Kec.Tapin Selatan
RANTAU
2010


I.              Kompetensi       : Perlakuan Pendinginan/Pembekuan Terhadap Kualitas Hasil
                                      Pertanian
II.           Tujuan               : Mengamati proses pendinginan/pembekuan pengaruhnya terhadap
                                      kualitas telur, buncis, dan tomat.
III.             Dasar teori :
Pendinginan dan pembekuan merupakan suatu proses menurunkan suhu bahan
dengan tujuan mengahambat laju respirasi agar bahan tidak cepat rusak. Dengan mengahambat laju reaksi, maka bahan akan dapat disimpan, sebaliknya semakin cepat laju respirasi maka bahan akan cepat rusak.
            Pendinginan proses menurunkan suhu bahan umumnya diatas titik beku bahan, yaitu -2 s.d + 100C. pada kondisi seperti ini bahan dapat disimpan selama beberapa hari atau minggu. Sedangkan pembekuan adalah proses menurunkan suhu bahan hingga dibawah titik beku bahan, yaitu antara -12 s.d -24oC. Pembekuan dapat mengawetkan bahan lebih panjang dari pada pendinginan. Daya simpan bahan dapat mencapai beberapa bulan dan bahkan sampai tahun.
            Pendinginan dan pembekuan juga dapat menghambat proses metabolisme mikroorganisme dan reaksi-reaksi enzimmatis serta reaksi-reaksi kimia lainya pada bahan. Karena pendinginan dan pembekuan sifatnya hanya menghambat pertumbuhan mikroorganisme, maka mikroorganisme tersebut dimungkinkan dapat aktif kembali apabila bahan tersebut dikeluarkan dari tempat pendingina.

IV.        Alat :
1.    Freezer
2.    Refrigerator
3.    Ruangan Bersih
4.    Termometer
5.    Timbangan
6.    Jangaka sorong
7.    Candler (alat peneropong)
8.    Meja kaca

V.           Bahan
1.    Telur ayam ras

IV.        Cara Kerja
1.  Menyiapkan peralatan dan bahan.
2.  Mengukur panjang dan lebar telur dengan jangka sorong,menimbang telur dengan timbangan,danmengukur rongga uadara telur dengan alat candler dan jangka sorong, selanjutnya menyimpan telur pada refrigerator, freezer dan pada suhu kamar.
3.  Mengulang pengamatan nomor 2 sampai penyimpanan 2 minggu pada refrigerator, freezer dan suhu ruang kamar.mencatat hasil pengamatan kedalam tabel.
4.  Mengukur Yolk Indekdan Albumen Index atau pemeriksaan kuning telur dan putih telur.
a.      Mengambil contoh uji telur, dipecahkan diatas mrja kaca dan dipisahkan kulitnya. Mengamti kepekatan dan kejernihan putih telur, letak putih telur, kenampakan dan ada tidaknya noda pada kuning telur.
b.     Mengukur tinggi kuning telur pada beberapa tempat dan menghitung rata-ratanya (missal = a mm).
c.      Mengukur lebar kuning telur pada beberapa tempat dan menghitung rata-ratanya (missal = b mm).
d.     Menghitung Yolk Index (indeks kuning telur) = Rata-rata a
                                                                                   Rata-rata b
e.  Mengukur tinggi putih telur pada beberapa tempat dari permukaan dan menghitung rata-ratanya (missal = c mm).
f.        Mengukur lebar putih telur pada beberapa tempat dan menghitung rata-ratanya (missal = d mm).
g.  Menghitung albumen index (Indeks putih telur) = Rata-rata c
                                                                                              Rata-rata d
5.  Mengambil contoh uji telur dan menetukan berat rata-rata telur (missal = B gram), memecahkan telur mengukur tinggi rata-rata kuning telur (missal T mm), kemudian menghitung harga Z.
Harga Z = 10T
                           3B

BUAT KAWAN2 YANG INGIN MENYUMBANGKAN KARYA ILMIAHNYA DAPAT DIKIRIM VIA EMAIL abe.sinuhan@yahoo.com

Untuk download file lenkapnya dapat di
Download disini